Rancakalong, Sumedang - Kegiatan Jambore Ranting (Jamran) 2026 Kwartir Ranting (Kwarran) Rancakalong resmi ditutup melalui upacara penutupan yang digelar di Lapangan Geotheater, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (26/08/2026).
Upacara penutupan tersebut menjadi tanda berakhirnya rangkaian kegiatan perkemahan Jamran 2026 yang diikuti oleh para peserta Pramuka dari berbagai gugus depan di wilayah Kecamatan Rancakalong. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, disiplin, dan semangat kepramukaan.
Camat Rancakalong Deni N. Supandi, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, peserta, serta pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan Jamran 2026.
«“Kegiatan Jamran ini bukan hanya sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi wadah untuk membentuk karakter generasi muda agar lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki semangat kebersamaan, ” ujar Deni.»
Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Rancakalong Adang Sukmansyah, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan Jamran 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi seluruh peserta.
«“Kami berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamran dapat menjadi bekal bagi adik-adik Pramuka untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan kedisiplinan, serta mengamalkan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari, ” ungkap Adang.»
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rancakalong AKP Ahmad Sahidin, S.H., turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang berjalan dengan tertib dan kondusif.
«“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Jamran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai sarana pembinaan generasi muda yang positif, ” kata Ahmad Sahidin.»
Danramil 1006/Rancakalong Kapten Inf Rudhi Prasetijo juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan kepramukaan sebagai salah satu sarana pembentukan karakter generasi muda.
«“Pramuka mengajarkan kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air. Kami berharap nilai-nilai tersebut dapat terus diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari, ” tuturnya.»
Penutupan Jamran 2026 Kwarran Rancakalong berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Berakhirnya kegiatan ini diharapkan tidak menjadi akhir dari semangat kepramukaan, tetapi menjadi momentum bagi para peserta untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta masyarakat.
Dengan berakhirnya Jamran 2026, seluruh peserta diharapkan membawa pulang pengalaman, persahabatan, dan nilai-nilai kepramukaan yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan untuk diterapkan di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

Updates.